Home » , » Mengapa Blog atau Website Hilang dari Pencarian Google?

Mengapa Blog atau Website Hilang dari Pencarian Google?

Written By Erni Kurniati on Sabtu, 28 September 2013 | 06.10

Blog hilang dari pencarian Google?

Pasti sangat kecewa sekali apabila hal tersebut terjadi pada Anda. Pengalaman saya pribadi dalam mengelola sebuah situs dengan judul Pusat Obat Herbal Alami banyak sekali kendalanya, selain kendala dari ancaman google sandbox ada juga yaitu google dance. Kedua sumber kendala tersebut dapat mengakibatkan blog atau website menghilang dari halaman pencarian SERP, khususnya mesin pencari Google.
Sebetulnya banyak sekali penyebab hilangnya suatu website atau blog dari pencarian google, diantaranya yaitu:
google dance
googlebot dance

1. Google Dance

Beberapa master SEO mengatakan bahwa hilangnya blog atau website dari index google karena google dance. Google dance merupakan salah satu tools algoritma yang dimiliki oleh google yang berfungsi untuk merestrukturisasi (melakukan indeks ulang) seluruh blog atau website yang sebelumnya sudah menetap posisinya pada SERP (Search Engine Result Page) untuk menentukan SERP yang baru kemungkinan bisa naik atau bisa turun, tergantung kompetitas konten dan keyword yang dibidik webmaster. Jadi sebenarnya ketika blog atau website kita kena efek google dance ini, kita bisa gembira atau cemas. Apakah google selajutnya akan benar-benar mengkick blog kita dari index mereka atau akan menaikan rankingnya?

google sandbox
google sandbox

2. Google SandBox

Google Sandbox merupakan tempat (penjara) sementara sebuah blog atau website yang diparkir dan dinilai oleh Google. Apakah alamat tersebut layak muncul dalam SERP atau tidak. Pastinya pertimbangan Google ini didasari oleh peraturan-peraturan yang telah diberikan oleh Google sendiri.
Dari beberapa sumber yang pernah saya baca menyebutkan bahwa penyebab google sandbox antara lain karena telah dilakuakn manipulasi SEO pada suatu blog atau website untuk mendapatkan top rank dengan cara-cara yang melanggar ketentuan SEO google, antara lain :
  • Dengan melakukan banyak back link (over backlink).
  • Submit / ping artikel yang dilakukan secara berulang-ulang pada suatu web directory.
  • Melakukan teknik spamming pada suatu blog atau website.
  • Terlalu banyak membuat postingan artikel hasil copy-paste dari blog atau website yang lain dengan judul dan konten yang sama.
  • Membuat postingan artikel dengan kata kunci yang tersebar banyak pada artikel tersebut.
Intinya cara optimasi yang kita lakukan telah dianggap memaksa google untuk memposisikan blog atau website kita sebagai top rank.

Tips keluar dari google sandbox?

  • Edit artikel yang terkena efek sandbox dengan menambah beberapa kata atau kalimat baru. Pastikan pada artikel tersebut tidak ada broken link. Intinya pada tahan ini yaitu melakukan update artikel yang terkena google sandbox.
  • Membuat artikel yang ada hubungannya dengan google sandbox, dan arahkan link ke artikel yang terkena google sandbox.
  • Submit ulang sitemap blog atau website yang terkena efek sandbox pada Google Webmaster Tools.
  • Lakukan beberapa backlink artikel yang bersangkutan pada blog dofollow dengan PR yang tinggi. Usahakan blog dofollow auto approve.
  • Bersabar dan berdoa sambil menunggu terbebasnya artikel atau blog yang terjebak dari penjara google.

3. Google melakukan manajemen SERP

Tidak ada yang mengetahui secara pasti bagaimana cara Google melakukan manajemen SERP mereka. Hal ini menyebabkan timbulnya berbagai asumsi, apakah itu asumsi negatif dan asumsi positif. Untuk beberapa asumsi tersebut sampai sekarang belum ada kejelasan karena Google selalu memilih diam untuk setiap kebijakannya.
Beberapa kemungkinan yang menyebabkan blog atau website hilang dari pencarian Google.

Google melakukan perbaikan pada sistem mereka, bersamaan dengan ini beberapa blog atau website akan mendapat pengaruh buruk, diantaranya:

  • Google melakukan reindexing total terhadap blog dan website yang sudah menetap pada SERP google.
  • Google mungkin saja melakukan investigasi suatu blog atau website terhadap kecurigaan adanya kecurangan strategi SEO yang digunakan oleh seorang webmaster. Selama proses ini, Google mencegah kunjungan visitor ke blog atau website tersebut dengan menutup akses ke blog atau website yang bersangkutan melalui SERP.

Sedang terjadi update Page Rank

  • Google secara berkala melakukan penyegaran terhadap database mereka untuk menyesuakian page rank untuk blog atau website pada index mereka.
  • Webserver hosting sedang down ketika robot Google sedang bekerja hal ini menyebabkan robot Google melaporkan adanya hal yang tidak relevan atas index mereka dan kondisi yang terjadi.
Manajemen SERP oleh google dilakukan bisa saja karena ada beberapa blog atau website yang dengan sengaja maupun tidak melakukan pelanggaran seperti:
  • Ditemukannya link yang menuju ke blog atau website yang termasuk dalam kategori “penjahat”, seperti blog gambling, konten porno, SEO aliran hitam (back hat SEO) dan lain-lain.
  • Terdapat duplikasi konten (konten yang mirip) pada blog atau website yang satu dengan beberapa blog yang lainnya. Hal ini bisa terjadi karena adanya tindakan copy-paste.
  • Lamanya waktu yang dibutuhkan oleh robot untuk membuka blog atau website yang bersangkutan.
  • Ditemukannya hal-hal yang melanggar Google Webmaster Guidelines pada blog atau  website yang bersangkutan
Empat penyebab yang dijelaskan terakhir ini, meskipun dilakukan secara tidak sengajat, akan dapat menyebabkan blog atau website tersebut hilang dari hasil pencarian (SERP) karena Google memutuskan untuk melakukan investigasi.
Melihat aktivitas manajemen SERP yang dilakukan oleh google, banyak sekali master SEO dan master web yang pada akhirnya menyarankan untuk tetap duduk diam dan tunggu sampai akhrinya blog atau website muncul kembali dalam page one SERP.

banned google

4. Penalty dan Banned Google

Penalty dan banned google bukanlah akibat google dance, karena google dance sebetulnya akibat proses interaksi google dalam menentukan ranking suatu blog atau website. Sedangkan penalty dan banned google adalah sebuah tindakan google terhadap blog atau website apapun yang dianggap telah melakukan spam atau teknik black hat SEO.
Banned google, berarti website anda dianggap google 100% telah melakukan spam dan isi blog atau website tidak sesuai dengan apa yang diindex google. Sebagai akibatnya blog atau website 100% tidak diindex google. Cara ngetesnya gampang, cukup ketik site:domainanda.com pada kotak pencarian google. Bila tidak ada hasil pencariannya sama sekali berarti blog atau website tersebut telah di banned oleh google.
Sedang penalty google merupakan sebuah peringatan menuju banned google. Artinya blog atau website tersebut tidak 100% spam, hanya direktori yang dianggap spam saja yang dikeluarkan indexnya dari google. misalkan halaman posting anda 100% copy-paste dan melakukan tindakan spam lainnya maka sedikit demi sedikit index single posting anda akan hilang dari index google.
Untuk mengetahui apakah blog atau website terkena banned atau penalty google, silahkan gunakan fasilitas yang ada pata http://pixelgroove.com/serp/sandbox_checker.
Demikianlah artikel tentang "mengapa blog atau website hilang dari pencarian google". Saya berharap artikel yang sederhana ini dapat bermanfaat bagi saya pribadi dan Anda selaku pembaca yang telah bersedia meluangkan waktu untuk membaca artikel ini.
Terima kasih.

sumber : blog.ahermawan.com
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. Artikel Untuk Dibaca - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger